HELLOIDN.COM – Partai Gerindra menanggapi pemecatan mantan politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko.
Sebelumnya, Kamis (24/8/2023), politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko mengaku telah menerima surat pemecatan.
Budiman Sudjatmiko dipecat sebagai kader partai buntut dari pernyataan dukungannya kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal capres pada Pilpres 2024.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Skandal Korupsi IIM: KPK Beraksi di Bogor, Temukan Dokumen Penting
Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi
Lebih dari 200 Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional di LA, Gas Air Mata Dilepaskan Brutal

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan dirinya mengenal sosok Budiman sejak lama itu pun menilai bahwa politikus tersebut akan biasa saja dalam menghadapi sanksi pemecatan oleh PDI Perjuangan
“Budiman kan seorang yang punya jejak sejarah panjang sebagai seorang aktivis. Saya kira menghadapi yang seperti itu hal yang biasa saja,” ucap Fadli Zon.
Baca artikel lainnya di sini: Dipecat Sebagai Kader PDIP, Budiman Sudjatmiko: Ini adalah Pengakhiran Satu Episode dalam Hidup Saya
Baca Juga:
Dari Sahabat ke Pemimpin: Prabowo dan Anwar Perkuat Hubungan di ASEAN
Kejaksaan Agung Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Sritex Senilai Lebih dari Rp3,5 Triliun
Keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih Ditentukan oleh Dukungan BUMN, Ini Strategi Pemerintah
Menurut Fadli Zon, Budiman sudah memperhitungkan konsekuensi atas sikapnya dalam mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres).
“Saya kira hal yang biasa dan sudah calculate risk gitu, risiko yang sudah terkalkulasi dalam politik dan menurut saya biasa-biasa saja.”
“Artinya, parpol adalah sebuah tempat untuk berekspresi, untuk berjuang dan seterusnya, tentu punya aturan-aturan tersendiri,” kata Fadli Zon.
Fadli Zon menegaskan bahwa partainya terbuka untuk Budiman dalam posisi menyerahkan keputusan tersebut kepada Budiman Sudjatmiko.
“Kalau ke depan kan kita tunggu saja apa keputusannya, apakah tidak berpartai dulu, apakah nanti mau bergabung dengan salah satu partai, atau bergabung dengan Gerindra.”
“Kalau Gerindra ya pasti welcome (terbuka), tapi kan kita tidak ingin ya seolah-olah seperti itu, ya. Jadi, kita itu tergantung yang bersangkutan,” kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 25 Agustus 2023.
Fadli Zon juga menyebut bahwa sejauh ini belum ada pembahasan yang dilakukan partainya dengan Budiman setelah aktivis prodemokrasi 90-an itu dipecat PDI Perjuangan.
“Ya, saya kira belum secara membahas hal-hal seperti itu. Konsentrasinya kan bagaimana ikut memenangkan Pak Prabowo,” ujar Fadli Zon.***








