Hasil Survei Point Indonesia Ungkap Prabowo-Gibran Unggul 52,9 Persen, Pemilu Bisa Satu Putaran

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HELLO.ID – Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terpantau unggul.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Pasangah itu menduduki urutan pertama capai 52,9% dan berpotensi memenangkan kontestasi Pilpres 2024 satu putaran.

Data tersebut diungkap oleh CEO Point Indonesia, Karel Haryo Susetyo dalam rilis survei terbarunya.

Berkenaan dengan “Perilaku Pemilih Jelang Pemilu 2024, Pemilu Sekali Putaran Makin Nyata” pada hari Rabu, 31 Januari 2024.

“Prabowo-Gibran di urutan pertama dengan elektabilitas 52,9%.\”

\”Disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 22,7% lalu Ganjar-Mahfud MD 19,1%,” papar Karel.

Baca artikel lainnya di sini :Sempat Disorot Jokowi, Prabowo Juga Buka Suara Soal Anggaran Stunting Rp 10 M yang Kurang Efisien

\”Melihat data ini sebenarnya data bisa mengatakan bahwa pemilu akan terjadi 1 putaran saja.\”

\”Artinya satu putaran itu dimenangkan Prabowo-Gibran,\” lanjut Karel.

Lihat juga konten video, di sini: Jokowi dan Prabowo Santap Bakso Pak Sholeh Bandongan di Kios Kaki Lima Magelang, Jawa Tengah

Karel menjelaskan mengapa elektabilitas Prabowo-Gibran unggul dan berjarak begitu jauh dengan pasangan lainnya.

Menurutnya, usai debat Pilpres 2024, pemilih sudah menentukan pilihannya.

\”Kalau menurut kami, analisa kami, debat capres-cawapres sudah mulai berakhir publik atau pemilih sudah menentukan pilihannya,\” katanya.

Survei Point Indonesia ini dilakukan pada periode 26-28 Januari 2024 dengan jumlah sampel survei sebanyak 1.500 responden dengan Margin of Error (MoE) sebesar kurang lebih 2,53%.

Adapun, teknik pengumpulan data survei ini dilakukan melalui pembangkitan nomor mobile phone.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita 24jamnews.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Haiidn.com dan Kalimantanraya.com.*

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

RUU KUHAP Dikritik KPK karena Dinilai Tak Akui Kekhususan Penanganan Korupsi
Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Diserahkan TPUA ke Polisi
Jokowi Tak Akan Rebut Kursi PSI dari Kaesang, Fokus ke Regenerasi
Resuffle Kabinet Merah Putih? Tidak! Presiden Prabowo Subianto Pilih Pertahankan Tim Menteri yang Kompak
Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi
Koordinator Ayo Selamatkan Indonesia (ASI) Dukung Penuh Pernyataan Sikap Purnawirawan TNI/Polri
Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo Digeser Panglima TNI dari Jabatan Pangkogabwilhan I
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik

Berita Terkait

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:38 WIB

RUU KUHAP Dikritik KPK karena Dinilai Tak Akui Kekhususan Penanganan Korupsi

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:41 WIB

Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Diserahkan TPUA ke Polisi

Senin, 23 Juni 2025 - 19:05 WIB

Jokowi Tak Akan Rebut Kursi PSI dari Kaesang, Fokus ke Regenerasi

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:11 WIB

Resuffle Kabinet Merah Putih? Tidak! Presiden Prabowo Subianto Pilih Pertahankan Tim Menteri yang Kompak

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:28 WIB

Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi

Berita Terbaru