Molicel Manfaatkan Lonjakan Permintaan Mobil “Hybrid” di Pasar Global, Perkenalkan Teknologi Sel Baterai Generasi Terbaru

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAIPEI, 22 Juli 2026 /PRNewswire/ — Molicel, pelopor pengembangan sel baterai berdaya sangat tinggi (ultra-high-power), memperkuat statusnya sebagai pemimpin teknologi dalam ajang Advanced Automotive Battery Conference (AABC) Europe 2026 dengan memperkenalkan INR-21700-P70X, produk unggulan terbaru dari seri PX. Sel baterai generasi terbaru ini memadukan keunggulan baterai lithium-ion dan superkapasitor sehingga menjadi standar baru di industri otomotif berkat kapasitas 7.000 mAh, densitas energi 340 Wh/kg, serta fitur high-rate continuous discharge hingga 30C.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Molicel Capitalizes on Global Hybrid Surge, Unveiling Next-Gen Cell Technology
Molicel Capitalizes on Global Hybrid Surge, Unveiling Next-Gen Cell Technology

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peluncuran INR-21700-P70X berlangsung di tengah perubahan arah industri otomotif global yang semakin mengedepankan mobil hybrid seiring melambatnya pertumbuhan pasar battery electric vehicle (BEV). Dalam proyeksi 2026, International Energy Agency (IEA) mencatat, produsen otomotif di berbagai negara kini semakin memprioritaskan pengembangan mobil hybrid sebagai strategi pertumbuhan. Tren ini tecermin di berbagai kawasan. Di Amerika Serikat, mobil hybrid menyumbang hampir 20% penjualan mobil baru pada akhir 2025, menurut CNBC. Di Eropa, pangsa pasarnya mencapai 24%, berdasarkan data International Council on Clean Transportation (ICCT). Sementara itu, Asia Pasifik menjadi pasar terbesar dengan menguasai 51,67% nilai pasar mobil hybrid global di seluruh segmen, mulai dari mild hybrid, full hybrid, hingga plug-in hybrid. Perkembangan tersebut diperkirakan mendorong nilai pasar mobil hybrid dunia, meningkat dari US$335,21 miliar pada 2026 menjadi US$570,78 miliar pada 2034.

Lonjakan permintaan mobil hybrid turut mengubah kebutuhan teknologi baterai. Mobil hybrid generasi terbaru membutuhkan baterai yang mampu menyimpan energi dalam jumlah besar sekaligus menghasilkan daya tinggi secara instan. Menjawab kebutuhan tersebut, Molicel menghadirkan INR-21700-P70X yang mampu mengatasi keterbatasan baterai konvensional dalam menyeimbangkan densitas energi dan performa daya. Mampu menghasilkan daya puncak 900 watt selama lima detik, INR-21700-P70X menyalurkan arus listrik secara instan saat mobil memerlukan akselerasi cepat, seperti ketika menyalip, serta menyerap energi secara optimal saat proses regenerative braking. Sel baterai ini juga dapat beralih ke keluaran daya tinggi dalam waktu kurang dari 200 mikrodetik, menghasilkan respons yang setara dengan superkapasitor. Kemampuan tersebut membuat mobil mampu merespons pulsa daya berfrekuensi tinggi secara stabil tanpa mengalami penurunan performa.

"Lanskap industri otomotif global kini semakin beragam, sedangkan kebutuhan pasokan daya instan berfrekuensi tinggi terus meningkat," ujar President, Molicel, Casey Shiue. "Seri PX generasi terbaru bukan sekadar penyempurnaan teknologi. Dengan memadukan respons secepat superkapasitor dan densitas energi tinggi dari baterai lithium-ion, kami merombak kemampuan sistem penggerak hybrid dari sisi performa, keselamatan berkendara, maupun usia pakainya," kata Shiue.

Molicel juga menetapkan standar baru dalam aspek keselamatan berkendara setelah berhasil memenuhi persyaratan UL9540A tentang thermal runaway, standar keselamatan internasional yang sangat ketat untuk sistem penyimpanan energi dan infrastruktur kelistrikan kritis. Berkat teknologi single-crystal yang dikembangkannya, sel baterai Molicel mampu mengurangi pelepasan panas akibat reaksi eksotermis hingga hampir 50% dibandingkan material poly-crystal konvensional. Keunggulan tersebut semakin terlihat dalam serangkaian abuse test sebagai simulasi kondisi ekstrem. Dalam pengujian tersebut, sel baterai Molicel tidak langsung mengalami ledakan besar secara bersamaan seperti baterai pada umumnya, melainkan hanya mengeluarkan asap. Karakteristik ini secara signifikan memperlambat sekaligus membatasi penyebaran panas (thermal propagation) sehingga mengurangi risiko menjalar ke sel baterai lainnya. Tingkat perlindungan tersebut telah menjadi keunggulan penting bagi battery backup unit (BBU) di pusat data yang menangani beban kerja kritis, serta memberikan jaminan keselamatan yang lebih tinggi bagi produsen otomotif yang tengah mengembangkan hybrid electric vehicle (HEV) generasi berikutnya.

Dari sisi daya tahan, baterai mobil hybrid juga menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan battery electric vehicle (BEV). Jika baterai pada BEV umumnya mengalami siklus pengisian dan pengosongan penuh setiap hari, baterai mobil hybrid harus mampu menghadapi ratusan ribu siklus pengisian dan pelepasan daya dalam waktu singkat dengan perubahan kapasitas yang relatif kecil. Dalam pengujian yang meniru skenario tersebut dengan menggunakan profil superkapasitor, seri PX buatan Molicel masih mampu mempertahankan 96% kapasitasnya setelah menjalani 1 juta siklus (+10C selama 10 detik / -2C selama 110 detik, suhu batas 83°C). Daya tahan tersebut membuat sistem baterai diproyeksikan memiliki usia pakai yang melampaui umur kendaraan sehingga turut mengurangi beban garansi yang harus ditanggung produsen otomotif.

Dengan memadukan densitas energi baterai lithium-ion konvensional, respons dalam hitungan mikrodetik, karakteristik panas yang lebih rendah, serta daya tahan hingga 1 juta siklus layaknya superkapasitor pada kondisi pulsa berdaya tinggi, Molicel memperkuat posisinya sebagai mitra teknologi yang mendukung percepatan transisi menuju mobil hybrid di pasar global.

Berita Terkait

Gravity Game Unite (GGU) Sukses Gelar “Ragnarok Zero: Global European User Meetup”!
Novo Tellus Bermitra dengan RCF dan NRFC, Rampungkan Akuisisi Russell Mineral Equipment
VT Markets Luncurkan “Finance Forward”, Program CSR Lintasnegara yang Meningkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda
Hisense Lansir Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Mewujudkan Era Baru Gaya Hidup Cerdas
Haier Biomedical Tampilkan Platform Digital untuk Pengelolaan Bank Darah di Ajang ISBT Congress 2026, Perkuat Transformasi sebagai Mitra Solusi Menyeluruh
Solusi Optik dan DCI Ribbon Memungkinkan PT Jala Lintas Media (JLM) Memanfaatkan Kapasitas Jaringan Bawah Laut dan Metro Antara Indonesia dan Singapura
HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:52 WIB

Gravity Game Unite (GGU) Sukses Gelar “Ragnarok Zero: Global European User Meetup”!

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:41 WIB

Novo Tellus Bermitra dengan RCF dan NRFC, Rampungkan Akuisisi Russell Mineral Equipment

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:10 WIB

Molicel Manfaatkan Lonjakan Permintaan Mobil “Hybrid” di Pasar Global, Perkenalkan Teknologi Sel Baterai Generasi Terbaru

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:00 WIB

VT Markets Luncurkan “Finance Forward”, Program CSR Lintasnegara yang Meningkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:00 WIB

Hisense Lansir Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Mewujudkan Era Baru Gaya Hidup Cerdas

Berita Terbaru