HELLOIDN.COM – Partai NasDem memberi tanggapan terkait berkembangnya isu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh akan bergabung dengan koalisi Prabowo-Gibran.
Isu itu berkembang usai Surya Paloh melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu, 18 Februari 2024 malam.
Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya langsung buka suara terkait berkembangnya isu tersebut.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Momen Jokowi Serukan Kata “Siap Pak!” kepada Prabowo Subianto di HUT Partai Gerindra
Partai NasDem Beber Alasan Ketua Umum Surya Paloh Tak Hadir di Kediaman Prabowo Subianto
2 Wamenkeu Bukan Hal Baru, Thomas Djiwandono Permudah Koordinasi RAPBN Tahun Anggaran 2025

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ah terlalu dini. Pak Surya orang yang strick dengan sikap-sikap beliau, jadi kita saling menghormati,” kata dia Senin, 19 Februari 2024.
Menurutnya, saat ini Partai NasDem akan terus berkomitmen untuk mengawal pemerintahan hingga masa jabatan Jokowi ini selesai pada Oktober tahun ini.
“Kalau khusus untuk presiden Jokowi pemerintahan kali ini komitmen partai Nasdem permintaan pak surya mendukung presiden Jokowi sampai selesai.”
Baca Juga:
Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni Penuhi Panggilan KPK, Jadi Saksi Kasus SYL
Bendahara Partai NasDem Ahmad Sahroni Ungkap Alasan Tak Bisa Penuhi Panggilan Tim Penyidik KPK
Kasus Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie Jalan Terus, Bareskrim Sudah Periksa Rosan Roeslani
Baca artikel lainnya di sini : Soal Kesiapan PDI Perjuangan Jadi Oposisi yang Berada di Luar Pemerintahan, Begini Respons Presiden Jokowi
“Itu kan tidak terbantah kan, kita bisa melihat bagaimana hal itu dengan tegar terus dijalankan dengan komitmen konsistensi satunya kata dan perbuatan. itu yang harus kita lihat,” bebernya.
Tak hanya itu, ia menuturkan jika pertemuan tersebut merupakan bukti kalau Surya Paloh dengan Presiden Jokowi masih memiliki komunikasi yang baik.
Lihat juga konten video, di sini : Gibran Rakabuming Raka Berencana Sowan ke Pasangan Calon Nomor 1 dan 3 Usai Quick Qount Unggul
Walaupun, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 terlihat berseberangan.
“Kita harus menyambut baik pertemuan ini dalam konteks bagaimana dialog ini menjadi bridging betul.”
“Komunikasi yang cair dan tidak dalam tendensi yang sifatnya baper-baperan,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah memanggil Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Minggu, 18 Februari 2024 kemarin.
Pertemuan keduanya yang berlangsung tertutup ini dibenarkan oleh Politisi Nasdem Ahmad Sahroni.
“Dipanggil Pak Presiden,” kata Sahroni dalam pesan singkat yang diterima, Senin, 19 Februari 2024.
Selain itu, Sahroni menuturkan jika pertemuan tersebut merupakan silaturahim yang biasa dilakukan.
“Silaturahim biasa saja,” ujarnya.***
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional Halloupdate.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Kalimantanraya.com dan Sulawesiraya.com













