HELLOIDN.COM – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan klarifikasi menanggapi kabar soal kepulangan Muhaimin ke Jakarta karena panggilan KPK.
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan kalau ada yang bilang kepulangan Gus Imin ke Jakarta karena panggilan KPK itu salah besar.
“Salah besar, kalau ada yang bilang kepulangan Gus Imin ke Jakarta karena panggilan KPK, itu berita hoaks dan teror saja.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Skandal Korupsi IIM: KPK Beraksi di Bogor, Temukan Dokumen Penting
Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi
Lebih dari 200 Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional di LA, Gas Air Mata Dilepaskan Brutal

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak jelas asal usulnya,” kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 4 September 2023.
Jazilul Fawaid mengatakan bahwa Muhaimin memang dijadwalkan kembali ke Jakarta sore ini, seraya menegaskan kepulangan tersebut bukan karena panggilan KPK.
Baca artikel lainnya di sini: KPK Tanggapi Tudingan Motif Politik dalam Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Muhaimin Iskandar
Baca Juga:
Dari Sahabat ke Pemimpin: Prabowo dan Anwar Perkuat Hubungan di ASEAN
Kejaksaan Agung Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Sritex Senilai Lebih dari Rp3,5 Triliun
Keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih Ditentukan oleh Dukungan BUMN, Ini Strategi Pemerintah
Muhaimin Iskandar juga batal membuka acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Tanah Laut, Kalimantan Selatan
Alasannya Bupati Tanah Laut mengaku mendapat tekanan, ancaman dan intimidasi dari pihak tertentu agar Gus Imin ditolak memberikan sambutan.
Batalnya pembukaan MTQ itu oleh Cak Imin disebut lantaran adanya dugaan intimidasi kepada Bupati Tanah Laut.
“Informasi yang saya terima, Gus Imin kembali sesuai jadwal kepulangannya namun batal membuka MTQ Internasional tersebut, itu atas permintaan Bupati Tanah Laut”.
“Yang mengaku mendapat tekanan, ancaman dan intimidasi dari pihak tertentu agar Gus Imin ditolak memberikan sambutan pada acara tersebut,” kata Jazilul Fawaid.
Wakil Ketua MPR itu berharap agar dilakukan pengusutan siapa terduga dalang batalnya pembukaan MTQ oleh Gus Imin, berikut motif di belakang penolakan tersebut.
“PKB berharap peristiwa ini diusut siapa dalang dan apa motif mereka yang mengintimidasi Bupati tanah Laut untuk menolak kehadiran Gus Imin pada arena MTQ. Sungguh, Ini kejadian aneh,” ujar Jazil.
Menurut Jazilul Fawaid, Gus Imin sudah sampai di lokasi acara, namun batal untuk membuka acara itu.
Informasi tersebut didapatkan dari protokol Gus Imin yang berada di lokasi.
Jazilul juga mengatakan bahwa info itu diketahui persis oleh Ketua Jami’yyatul Qurra wal-Huffadz (JQH) KH. Saifullah Ma’shum.
“Yang tahu persis Ketua JQH KH Saifullah Ma’shum tapi saya belum berhasil kontak,” pungkasnya.***
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.









