HALLOIDN.COM – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan dirinya akan hadir langsung di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Selasa petang, untuk menyaksikan debat perdana.
Dia juga yakin capres Prabowo Subianto, yang didukung Partai Golkar, akan mampu tampil dengan baik dalam debat tersebut.
“Haqul yakin,” kata Airlangga.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Diplomasi Kilat Prabowo di Tiongkok: 8 Jam Bertemu Dua Pemimpin Dunia
Skandal Korupsi IIM: KPK Beraksi di Bogor, Temukan Dokumen Penting
Jokowi Tak Akan Rebut Kursi PSI dari Kaesang, Fokus ke Regenerasi

SCROLL TO RESUME CONTENT
KPU telah menetapkan jadwal pelaksanaan debat capres dan cawapres pada Pilpres 2024.
Yang akan berlangsung selama masa kampanye Pemilu 2024 pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Subianto Ungkap Panggilan Presiden Jokowi di Luar Jam Dinas untuk Dirinya
Baca Juga:
Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi
Lebih dari 200 Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional di LA, Gas Air Mata Dilepaskan Brutal
Debat pertama, Selasa malam, mengangkat tema tentang pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM).
Juga pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.
Airlangga Hartarto mengatakan debat capres-cawapres selama masa kampanye Pilpres 2024 bukan persoalan tentang untung atau rugi.
Lihat juga konten video, di sini: Kalau Prabowo – Gibran Menang Semua Kekuatan akan Dirangkul, Tak Ada yang Ditinggalkan
“Debat kan bukan untung (atau) rugi,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Menteri koordinator bidang perekonomian itu menambahkan ada tim yang memberikan masukan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk menjalani debat.
Soal jawaban dalam debat akan berpengaruh terhadap elektabilitas pasangan calon, Airlangga mengatakan bahwa persoalan tingkat keterpilihan itu masih panjang.
Dia juga menganggap masih tingginya persentase pemilih mengambang (swing voters) merupakan hal baik untuk diraih.
“Ya, nggak apa-apa, bagus (kalau pemilih mengambang tinggi),” tambah Airlangga.***








