Survei Denny JA: Prabowo Subianto Unggul versus Ganjar dan Anies di Pemilih Partai Nasionalis dan Partai Islam

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 20 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bersama Masyarakat. (Facbook.com/@Prabowo Subianto)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bersama Masyarakat. (Facbook.com/@Prabowo Subianto)

HELLOIDN.COM –  Lembaga Survei Denny JA turut mengungkap hasil temuan terbarunya perihal Elektabilitas kandidat capres mengemuka di kalangan Partai Nasionalis dan Partai Islam.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Hasilnya, pilihan capres dari pemilih Partai Nasionalis sebesar 60,5% bersaing ketat antara Prabowo dengan Ganjar.

Hal itu merupakan gabungan Elektabilitas dari Partai Nasionalis yang terdiri dari PDIP (23,2%), Gerindra (15,7%), Golkar (12,7%), Nasdem (5,6%), dan Demokrat (3,3%).

Demikian disampaikan oleh Peneliti Lembaga Survei Denny JA, Ardian melalui virtual zoom, Selasa, 19 Sempember 2023

“Elektabilitas Prabowo sebesar 42,3%, Ganjar 42,0%, Anies sebesar 15,1%. Terdapat persaingan sangat ketat dengan selisih 0,3% antara Prabowo dan Ganjar.” ujar Ardian.

Baca artikel lainnya di sini: Survei Voxpopuli: Elektabilitas Prabowo Kokoh Unggul dalam Bursa Capres 2024, Tinggalkan Ganjar dan Anies

Sementara, dalam skema Head to Head pada pemilih Partai Nasionalis, Prabowo Subianto unggul telak atas Ganjar dan Anies.

“Prabowo meraih elektabilitas sebesar 52,5%, Ganjar 46,9%. Artinya, Prabowo unggul 5,6% atas Ganjar.” ujar Ardian

“Head to head Prabowo versus Anies, Prabowo raih 60,2% sementara Anies 21,7%. Prabowo unggul 38,5% atas Anies.” lanjut Ardian

Lantas bagaimana dengan peta pemilih di Partai Islam?

Berdasarkan raihan Partai Islam total berjumlah 18,2% ini merupakan gabungan Elektabilitas yang diperoleh gabungan dari PKB (6,6%), PKS (5,6), PAN (4%), dan PPP (2%).

Head to head Prabowo Subianto versus Ganjar, menempatkan keunggulan telak pula pada Prabowo atas Ganjar.

“Prabowo meraih elektabilitas sebesar 53,0%, Ganjar 41,3%. Prabowo unggul 11,7% atas Ganjar.” lanjut Ardian.

Penelitian ini dilakukan pada periode 1-8 Agustus 2023 dengan menggunakan metodologi multistage random sampling dengan total sejumlah 1.200 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun, metode yang dilakukan melalui tahapan wawancara secara tatap muka dengan Margin of Error sebesar 2,9 persen.***

Berita Terkait

RUU KUHAP Dikritik KPK karena Dinilai Tak Akui Kekhususan Penanganan Korupsi
Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Diserahkan TPUA ke Polisi
Jokowi Tak Akan Rebut Kursi PSI dari Kaesang, Fokus ke Regenerasi
Resuffle Kabinet Merah Putih? Tidak! Presiden Prabowo Subianto Pilih Pertahankan Tim Menteri yang Kompak
Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi
Koordinator Ayo Selamatkan Indonesia (ASI) Dukung Penuh Pernyataan Sikap Purnawirawan TNI/Polri
Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo Digeser Panglima TNI dari Jabatan Pangkogabwilhan I
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik

Berita Terkait

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:38 WIB

RUU KUHAP Dikritik KPK karena Dinilai Tak Akui Kekhususan Penanganan Korupsi

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:41 WIB

Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Diserahkan TPUA ke Polisi

Senin, 23 Juni 2025 - 19:05 WIB

Jokowi Tak Akan Rebut Kursi PSI dari Kaesang, Fokus ke Regenerasi

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:11 WIB

Resuffle Kabinet Merah Putih? Tidak! Presiden Prabowo Subianto Pilih Pertahankan Tim Menteri yang Kompak

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:28 WIB

Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi

Berita Terbaru