Cek Faktanya, Beredar Konten dengan Narasi Megawati Soekarnoputi Marah Besar kepada Presiden Jokowi

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 28 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi Bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Dok. Setkab.go.id)

Presiden Jokowi Bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Dok. Setkab.go.id)

HELLOIDN.COM – Beredar sebuah konten video dengan gambar thumbnail (sampul video) yang memperlihatkan Megawati Soekarnoputri.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Dalam video terlihat Megawati sedang berbicara sambil mengepalkan tangan di hadapan Presiden Jokowi.

Konten tersebut bahkan dilengkapi dengan narasi yang mengklaim bahwa Megawati marah besar.

Hal itu karena Presiden Jokowi diduga “obok-obok” Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Namun, setelah ditelusuri melalui Kominfo.go.id, klaim Megawati marah besar terhadap Jokowi adalah hoaks.

Baca artikel lainnya di sini : Sapu Langit Digital Melayani Jasa Publikasi Press Release Secara Serentak di Puluhan Media

Faktanya, gambar thumbnail pada video tersebut identik dengan artikel berita situs kompas.id yang dirilis pada 3 Agustus 2023.

Artikel tersebut berjudul “Megawati Ingatkan Ada Pihak yang Gunakan Politik Pecah Belah”.

Sementara itu, cuplikan video serupa ditemukan di kanal YouTube Indonesian Lawyers Club, pada 19 Oktober 2023.

Yaitu, dengan judul “MK BUKA “JALAN TOL” UNTUK DINASTI // PDIP TUTUP PINTU UNTUK GIBRAN // DEKLARASI MAHFUD”.

Bahkan dalam video, tidak dimuat narasi yang menyebut Megawati marah besar-besaran pada Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, isi dalam video dan klaim yang disebarluaskan tidak berkaitan.

Maka dapat disimpulkan jika informasi dalam video adalah konten menyesatkan.***

Berita Terkait

RUU KUHAP Dikritik KPK karena Dinilai Tak Akui Kekhususan Penanganan Korupsi
Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Diserahkan TPUA ke Polisi
Jokowi Tak Akan Rebut Kursi PSI dari Kaesang, Fokus ke Regenerasi
Resuffle Kabinet Merah Putih? Tidak! Presiden Prabowo Subianto Pilih Pertahankan Tim Menteri yang Kompak
Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi
Koordinator Ayo Selamatkan Indonesia (ASI) Dukung Penuh Pernyataan Sikap Purnawirawan TNI/Polri
Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo Digeser Panglima TNI dari Jabatan Pangkogabwilhan I
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik

Berita Terkait

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:38 WIB

RUU KUHAP Dikritik KPK karena Dinilai Tak Akui Kekhususan Penanganan Korupsi

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:41 WIB

Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Diserahkan TPUA ke Polisi

Senin, 23 Juni 2025 - 19:05 WIB

Jokowi Tak Akan Rebut Kursi PSI dari Kaesang, Fokus ke Regenerasi

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:11 WIB

Resuffle Kabinet Merah Putih? Tidak! Presiden Prabowo Subianto Pilih Pertahankan Tim Menteri yang Kompak

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:28 WIB

Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi

Berita Terbaru