Pemilih Anies Cenderung Pindah Dukung Prabowo dalam Simulasi Poligov Head to Head Prabowo – Ganjar

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 2 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bersama Masyarakat. (Facbook.com/@Prabowo Subianto)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bersama Masyarakat. (Facbook.com/@Prabowo Subianto)

HELLOIDN.COM – Elektabilitas bakal calon presiden Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto terus mengalami dinamika perubahan berdasarkan hasil survei Poligov di September ini.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Prabowo Subianto dan Ganjar masih bersaing ketat dalam simulasi 3 nama capres.

Elektabilitas Prabowo Subianto sebesar 33,58%, Ganjar 33,08%, sementara Anies Baswedan di 15,83%.

Direktur eksekutif Poligov Tri Andika mengungkapkan hasil survei yang dilakukan pada 5-11 September 2023,

Tri Andika mengungkap bahwa dibandingkan dengan hasil survei di bulan Juni, trend Prabowo Subianto dan Ganjar cenderung meningkat.

Baca artikel lainnya di sini: Simulasi Head to Head Versus Ganjar Pranowo, Survei Indikator Sebut Prabowo Subianto Unggul

Sementara Anies Baswedan cenderung turun, namun dalam simulasi head to head Prabowo vs Ganjar, Prabowo Subianto berhasil unggul jauh dari Ganjar Pranowo.

Prabowo Subianto memperoleh 44,7% sementara Ganjar memperoleh 35,4%.

Dalam simulasi head to head terlihat sebagian besar pemilih Anies Baswedan pindah ke Prabowo Subianto.

Selain itu, pemilih yang belum menentukan pilihan juga sudah mulai berkurang, dari 21%, di Mei, 18% di Juni, dan 17,5% di September.

Untuk peta parpol, PDIP dan Gerindra bersaimg ketat dengan perolehan 23,8% dan 22,92%.

Di urutan ketiga ada Golkar dengan perolehan 9,76%.

Meski demikian, 76% responden menyatakan masih mungkin merubah pilihannya di Pemilu 2024 nanti.

Untuk posisi cawapres, survei Poligov juga menemukan bahwa pasca deklarasi Anies-Muhaimin oleh Nasdem dan PKB serta PKS, hanya 7% dari pemilih Nasdem yang mendukung Muhaimin sebagai Cawapres.

Justru sebagian besar pendukung Muhaimin datang dari pemilih PKS sebesar 24,68%.

Ini menandakan tidak sejalannya antara putusan elit partai dan aspirasi arus bawah.

Sementara itu, 29%, pemilih Gerindra cenderung memilih Erick Thohir sebagai cawapres Prabowo, dan hanya 11% yang mendukung Gibran.

Pemilih PDIP sebagian besar cenderung menghendaki Ridwan Kamil (27,9%) dibandingkan tokoh lainnya.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Poligov menyelenggarakan survei pada 5-11 September 2023, dengan jumlah responden 1.200 di 34 provinsi di Indonesia.

Survei dilkukan melalui distribusi kuisioner aplikasi dengan sistem bebasis no HP dan pembatasan 1 Ip adress.

Margin of error yang ditetapkan dalam survei ini adalah 2.8%-3%.***

Berita Terkait

RUU KUHAP Dikritik KPK karena Dinilai Tak Akui Kekhususan Penanganan Korupsi
Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Diserahkan TPUA ke Polisi
Jokowi Tak Akan Rebut Kursi PSI dari Kaesang, Fokus ke Regenerasi
Resuffle Kabinet Merah Putih? Tidak! Presiden Prabowo Subianto Pilih Pertahankan Tim Menteri yang Kompak
Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi
Koordinator Ayo Selamatkan Indonesia (ASI) Dukung Penuh Pernyataan Sikap Purnawirawan TNI/Polri
Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo Digeser Panglima TNI dari Jabatan Pangkogabwilhan I
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik

Berita Terkait

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:38 WIB

RUU KUHAP Dikritik KPK karena Dinilai Tak Akui Kekhususan Penanganan Korupsi

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:41 WIB

Bukti Baru Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Diserahkan TPUA ke Polisi

Senin, 23 Juni 2025 - 19:05 WIB

Jokowi Tak Akan Rebut Kursi PSI dari Kaesang, Fokus ke Regenerasi

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:11 WIB

Resuffle Kabinet Merah Putih? Tidak! Presiden Prabowo Subianto Pilih Pertahankan Tim Menteri yang Kompak

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:28 WIB

Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi

Berita Terbaru